Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Vaginitis : Gejala, Diagnosis ICD 10 dan Pengobatan

Pengobatan Vaginitis
Vaginitis

Pengertian

Vaginitis adalah peradangan pada vagina yang ditandai dengan adanya pruritus, keputihan, dispareunia, dan disuria. (Kode ICD X Vaginitis : N76.0)

Penyebab

a. Vaginosis bakterialis (bakteri Gardnerella Vaginalis adalah bakteri anaerob yang bertanggungjawab atas terjadinya infeksi vagina yang nonspesifik, insidennya terjadi sekitar 23,6%).

b. Trikomonas (kasusnya berkisar antara 5,1-20%). c. Kandida (vaginal kandidiasis, merupakan penyebab tersering peradangan pada vagina yang terjadi pada wanita hamil, insidennya berkisar antara 15-42%)

Keluhan

Bau adalah keluhan yang paling sering dijumpai.

Gejala klinis:

  1. Bau
  2. Gatal (pruritus)
  3. Keputihan
  4. Dispareunia
  5. Disuria

Faktor Risiko

  1. Pemakai AKDR
  2. Penggunaan handuk bersamaan
  3. Imunosupresi
  4. Perubahan hormonal (misal : kehamilan)
  5. Penggunaan terapi antibiotik spektrum luas
  6. Obesitas.

Pemeriksaan Fisik

Pada pemeriksaan fisik dapat ditemukan adanya iritasi, eritema atau edema pada vulva dan vagina. Mungkin serviks juga dapat tampak eritematous.

Pemeriksaan Penunjang

  1. Pemeriksaan mikroskopik cairan atau sekret vagina.
  2. Pemeriksaan pH cairan vagina.
  3. Pemeriksaan uji whiff: jika positif berarti mengeluarkan mengeluarkan bau seperti anyir (amis), pada waktu ditambahkan larutan KOH.

Diagnosis Klinis

Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan penunjang. Penyakit ini harus dicari penyebabnya, dengan menilai perbedaan tanda dan gejala dari masing-masing penyebab, dapat pula dengan menilai secara mikroskopik cairan vagina.

Vaginitis : Gejala, Diagnosis ICD 10 dan Pengobatan 1
Kriteria Diagnosis

Diagnosis Banding

  1. Vaginosis Bakterialis
  2. Vaginosis Trikomonas
  3. Vulvovaginitis Kandida

Penatalaksanaan dan Vaginitis

  1. Menjaga kebersihan diri terutama daerah vagina
  2. Hindari pemakaian handuk secara bersamaan
  3. Hindari pemakaian sabun untuk membersihkan daerah vagina yang dapat menggeser jumlah flora normal dan dapat merubah kondisi pH daerah kewanitaan tersebut.
  4. Jaga berat badan ideal
  5. Farmakologis:
  1. Tatalaksana Vaginosis Bakterialis
  • Metronidazol 500 mg peroral 2 x sehari selama 7 hari
  • Metronidazol pervagina 2 x sehari selama 5 hari
  • Krim Klindamisin 2% pervagina 1 x sehari selama 7 hari
  1. Tatalaksana Vaginosis trikomonas
  • Metronidazol 2 g peroral (dosis tunggal)
  • Pasangan seks pasien sebaiknya juga diobati
  1. Tatalaksana vulvovaginitis kandida Flukonazol 150 mg peroral (dosis tunggal)

Konseling dan Edukasi

Memberikan informasi kepada pasien, dan (pasangan seks) suami, mengenai faktor risiko dan penyebab dari penyakit ini sehingga pasien dan suami dapat menghindari faktor risikonya. Dan jika seorang wanita terkena penyakit ini maka diinformasikan pula pentingnya pasangan seks (suami) untuk dilakukan juga pemeriksaan dan terapi guna pengobatan secara keseluruhan antara suami-istri dan mencegah terjadinya kondisi yang berulang.

Sarana Prasarana

  1. Mikroskop
  2. Kaca
  3. Kassa swap
  4. Larutan KOH
  5. Kertas lakmus

Prognosis

Prognosis pada umumnya bonam

Kode ICD X

Kode ICD 10 : N76.0

Jika ada pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar. Salam Sehat!!