Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Sulit Tidur (Insomnia) : Gejala, Diagnosis dan Pengobatan

Sulit Tidur (Insomnia)
Sulit Tidur (Insomnia)

Pengertian

Insomnia atau Sulit Tidur adalah gejala atau gangguan dalam tidur, dapat berupa kesulitan berulang untuk mencapai tidur, atau mempertahankan tidur yang optimal, atau kualitas tidur yang buruk. (Kode ICD 10 Insomnia : G47.0))

Pada kebanyakan kasus, gangguan tidur adalah salah satu gejala dari gangguan lainnya, baik mental (psikiatrik) atau fisik. Secara umum lebih baik membuat diagnosis gangguan tidur yang spesifik bersamaan dengan diagnosis lain yang relevan untu menjelaskan secara adekuat psikopatologi dan atau patofisiologinya.

Keluhan

Sulit masuk tidur, sering terbangun di malam hari atau mempertahankan tidur yang optimal, atau kualitas tidur yang buruk.

Faktor Risiko

  1. Adanya gangguan organik (seperti gangguan endokrin, penyakit ).
  2. Adanya gangguan psikiatrik seperti gangguan psikotik, gangguan depresi, gangguan cemas, dan gangguan akibat zat psikoaktif.

Faktor Predisposisi Sulit Tidur

  1. Sering bekerja di malam hari .
  2. Jam kerja tidak stabil.
  3. Penggunaan alkohol, cafein atau zat adiktif yang berlebihan.
  4. Efek samping obat.
  5. Kerusakan otak, seperti: encephalitis, stroke, penyakit Alzheimer

Pemeriksaan Fisik

Pada status generalis, pasien tampak lelah dan cekung. Bila terdapat gangguan organik, ditemukan kelainan pada organ.

Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan spesifik tidak diperlukan.

Pedoman Diagnosis

  1. Keluhan adanya kesulitan masuk tidur atau mempertahankan tidur atau kualitas tidur yang buruk
  2. Gangguan terjadi minimal tiga kali seminggu selama minimal satu bulan.
  3. Adanya preokupasi tidak bisa tidur dan peduli yang berlebihan terhadap akibatnya pada malam hari dan sepanjang siang hari.
  4. Ketidakpuasan terhadap kuantitas dan atau kualitas tidur menyebabkan penderitaan yang cukup berat dan mempengaruhi fungsi dalam sosial dan pekerjaan.

Diagnosis Banding Sulit Tidur

  1. Gangguan psikiatri.
  2. Gangguan medik umum.
  3. Gangguan neurologis.
  4. Gangguan lingkungan.
  5. Gangguan ritme sirkadian.

Insomnia

  1. Pasien Sulit Tidur diberikan penjelasan tentang faktor-faktor risiko yang dimilikinya dan pentingnya untuk memulai pola hidup yang sehat dan mengatasi masalah yang menyebabkan terjadinya insomnia.
  2. Untuk obat-obatan, pasien dapat diberikan Lorazepam 0,5 – 2 mg atau Diazepam 2 – 5 mg pada malam hari. Pada orang yang berusia lanjut atau mengalami gangguan medik umum diberikan dosis minimal efektif.

Konseling dan Edukasi

Memberikan informasi kepada pasien dan keluarga agar mereka dapat memahami tentang insomnia dan dapat menghindari pemicu terjadinya insomnia.

Kode ICD X

Kode ICD 10 Sulit Tidur adalah G47.0

Jika ada pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar. Salam Sehat!!