Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Sistemik Lupus Eritematosus (SLE) : Diagnosis dan Pengobatan

Butterfly Rash Pada Sistemik lupus eritematosus
Butterfly Rash Pada Sistemik lupus eritematosus

Pengertian

Sistemik Lupus Eritematosus adalah penyakit yang disebabkan oleh autoimun. Secara normal, sistem imunitas tubuh seharusnya melawan berbagai infeksi berbahaya gara tubuh kita selalu sehat. Penyakit autoimun terjadi apabila sistem imun justru menyerang tubuh sendiri dikarenakan kesulitan untuk menbedakannya dengan benda asing. Ada banyak sekali penyakit autoimun, dan salah satunya adalah Sistemik Lupus Eritematosus atau disingkat SLE. (Kode ICD 10 Sistemik Lupus Eritematosus :  M32.9)

Istilah dari lupus sebenarnya digunakan untuk mengelompokan sejumlah penyakit yang memiliki ciri-ciri serupa dengan hasil pemeriksaan laboratorium yang hampir sama. Namun sistemik lupus eritematosus adalah jenis lupus yang paling banyak dijumpai. Bahkan sekarang hampir semua jenis penyakit lupus jadi disalahkaprahkan dengan SLE.

Sistemik Lupus Eritematosus adalah sebuah penyakit kronis yang memiliki periode berat dan periode ringan. Hampir semua pasien penderita penyakit SLE dapat menjalani hidup normal dengan pengobatan yang tepat.
Di Amerika Serikat saja terdapat sedikitnya satu setengah juta penduduk yuang hidup dengan terdiagnosa penyakit Lupus. Diyakini bahwa jumlah total penderita Lupus jauh lebih besar daripada kasus yang sudah terdiagnosa oleh medis.

Mengenal gejala Sistemik Lupus Eritematosus

Gejala-gejala SLE dapat saja berubah-ubah dari waktu kewaktu. Beberapa gejala yang umum dialami adalah:

  • Kelelahan
  • Nyeri sendi
  • Pembengkakan sendi
  • Sakit kepala
  • Bintik-bintik kemerahan di pipi dan hidung yang biasa disebut “Butterfly Rash”
  • Kerontokan rambut
  • Anemia
  • Gangguan pembekuan darah
  • Jari-jari menjadi pucat jika terkena dingin, disebut Raynaud’s Phenomenon

Gejala lain yang bergantung pada bagian tubuh mana yang diserang,misalnya pencernaan, jantung dan kulit.
Gejala lupus yang hampir mirip dengan banyak penyakit lainnya membuat penegakan diagnosis menjadi cukup sulit. Berbagai pemeriksaan harus dilakukan untuk dapat menyimpulkan diagnosis Lupus dengan tepat.

Penyebab SLE

Penyebab pasi dari penyakit SLE sebenarnya belum dapat diketahui. Namun ada beberapa hal yang diyakini terkait dengan penyakit ini:

  • Genetik; penyakit ini tidak terkait dengan gen tertentu, namun banyak pasien penderita lupus ternyata memilikii keluarga yang juga menderita penyakit autoimun, meskipun bukan Lupus.
  • Lingkungan; beberapa kondisi lingkungan yang dapat menjadi pencetus penyakit ini adalah:
  • Sinar ultraviolet
  • Pengobatan penyakit tertentu
  • Stress fisik dan emosional
  • Trauma
  • Jenis kelamin; Penyakit SLE ternyata lebih banyak menyerang wanita dibandingkan pria. Wanita juga dapat mengalami periode lupus yang lebih berat saat hamil dan menstruasi. Fenomena ini membuat para ahli menduga bahwa hormon kewanitaan seperti estrogen sangat berhubungan dengan penyakit sistemik lupus eritematosus. Namun tentu saja harus dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.

Diagnosa

Untuk menegakkan diagnosis SLE, dokter akan memeriksa apakah ada kondisi fisik yang menjadi ciri khas dari lupus, diantaranya:

  • Sentivitas terhadap cahaya matahari, misalnya “BUtterfly Rash”
  • Luka pada bagia mukosa tubuh, biasanya terjadi di hidung dan mulut.
  • Radang sendi, ditandai dengan nyeri dan pembengkakan dari sendi-sendi kecil dari tangan kaki, lutut dan pinggang
  • Kerontokan rambut
  • Rambut yang tipis
  • Tanda-tanda keterlibatan dari jantung dan peru-paru. Dilihat dari irama dan suara bising tambahan jantung.

Tidak ada pemeriksaan tunggal yang dapat menegakkan penyakit SLE. Namun beberapa pemeriksaan skrining dapat membantu dokter untuk menyimpulkan diagnosis. Diantaranya:

  • Pemeriksaan laboratorium darah, misalnya pemeriksaan antibodi dan darah lengkap
  • Pemeriksaan urinalisis
  • Rontgen dada
  • Dokter mungkin saja merujuk ke bagian reumatologis, yaitu dokter yang mempunyai keahlian dibidang kelainan sendi dan penyakit autoimun.

Pengobatan SLE

Belum ada pengobatan definitif untuk penyakit SLE. Tujuan utama dari pengobatan penyakit ini adalah untuk meringankan gejala dan membantu pasien menjalani hidup yang normal.
Beberapa pengobatan yang dilakukan:

  • Obat-obatan antiinflamasi untuk nyeri dan kekakuan sendi
  • Steroid salep untuk bintik-bintik kemerahan
  • Obat-obatan steroid lainnya untuk menekan sistem imun
  • Obat anti malaria untuk masalah kulit dan sendi
  • Obat-obatan untuk mengubah agen sistem imun untuk kondisi yang lebih parah.

Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui pola makan dan gaya hidup yang tepat. Penderita mungkin akan dianjurkan untk menghindari makanan tertentu, dan mengurangi stress. Pemeriksaan skrining untuk osteoporosis mungkin dilakukan karena efek dari steroid jangka panjang yang Anda konsumsi.

Jangka Panjang SLE

Seiring berjalannya waktu, SLE dapat saja menyebabkan beberapa komplikasi dalam tubuh penderita, diantaranya;

  • Peradangan pembuluh darah
  • Peradangan jantung dan pericardium
  • Serangan jantung
  • Serangan stroke
  • Kejang
  • Peradangan dari paru, dan pleura
  • Peradangan ginjal
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Gagal ginjal

SLE juga mempunyai efek negatif pada tubuh Anda selam kehamilan. Dapat terjadi berbagai komplikasi bahkan keguguran. Konsultasikan bagaimana cara untuk mengurangi risiko tersebut.
Harapan Pasien SLE

Penyakit SLE dapat mengubah total kehidupan penderitanya. Pengobatanpaling efektif jika dilakukan secepatnya setelah mulai timbul gejala. Sangat penting untuk selalu berkonsultsi dengan dokter jika timbul suatu keluhan yang baru.

Hidup dengan menyandang penyakit kronis seperti sistemik lupus eritematosus bisa jadi sangat sulit. Bangun hubungan yang baik dengan dokter di sekitar tempat tinggal. Berkonsultasi dengan psikolog terlatih mungkin saja dapat mengurangi stress, menjaga kondisi mental tetap positif, dan mengelola penyakit Anda dengan lebih baik.

Jika ada pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar. Salam Sehat!!