Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Serumen Prop : Gejala, Diagnosis ICD 10 dan Pengobatan

Mengeluarkan Serumen Prop
Serumen Prop

Pengertian

Serumen adalah sekret kelenjar sebasea, kelenjar seruminosa, epitel kulit yang terlepas dan partikel debu yang terdapat pada bagian kartilaginosa liang telinga. Bila serumen ini berlebihan maka dapat membentuk gumpalan yang menumpuk di liang telinga, dikenal dengan serumen prop. (ICD X : H61.2)

Keluhan

Pasien datang dengan keluhan pendengaran yang berkurang disertai rasa penuh pada telinga. Impaksi/gumpalan serumen yang menumpuk di liang telinga menyebabkan rasa penuh dengan penurunan pendengaran (tuli konduktif). Terutama bila telinga masuk air (sewaktu mandi atau berenang), serumen mengembang sehingga menimbulkan rasa tertekan dan gangguan pendengaran semakin dirasakan sangat mengganggu. Beberapa pasien mengeluhkan adanya vertigo atau tinitus. Rasa nyeri timbul apabila serumen keras membatu dan menekan dinding liang telinga.

Faktor Risiko

  1. Dermatitis kronik liang telinga luar
  2. Liang telinga sempit
  3. Produksi serumen banyak dan kering
  4. Adanya benda asing di liang telinga
  5. Kebiasaan mengorek telinga

Pemeriksaan Fisik

a. Otoskopi: dapat terlihat adanya obstruksi liang telinga oleh material berwarna kuning kecoklatan atau kehitaman. Konsistensi dari serumen dapat bervariasi.

b. Pada pemeriksaan penala dapat ditemukan tuli konduktif akibat sumbatan serumen.
Pemeriksaan Penunjang Tidak ada pemeriksaan penunjang yang khas

Diagnosis Klinis

Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik Diagnosis Banding Benda asing di liang telinga

Komplikasi

Trauma pada liang telinga dan atau membran timpani saat mengeluarkan serumen prop

Penatalaksanaan dan Pengobatan Serumen Prop

a. Menghindari membersihkan telinga secara berlebihan

b. Menghindari memasukkan air atau apapun ke dalam telinga

c. Tatalaksana farmakoterapi:

  1. Serumen yang lembek, dibersihkan dengan kapas yang dililitkan pada pelilit kapas.
  2. Serumen yang keras dikeluarkan dengan pengait atau kuret. Apabila dengan cara ini serumen tidak dapat dikeluarkan, maka serumen harus dilunakkan lebih dahulu dengan tetes karbogliserin 10% selama 3 hari.
  3. Serumen yang sudah terlalu jauh terdorong kedalam liang telinga sehingga dikuatirkan menimbulkan trauma pada membran timpani sewaktu mengeluarkannya, dikeluarkan dengan mengalirkan (irigasi) air hangat yang suhunya disesuaikan dengan suhu tubuh.
  4. Indikasi untuk mengeluarkan serumen adalah sulit untuk melakukan evaluasi membran timpani, otitis eksterna, oklusi serumen dan bagian dari terapi tuli konduktif. Kontraindikasi dilakukannya irigasi adalah adanya perforasi membran timpani. Bila terdapat keluhan tinitus, serumen yang sangat keras dan pasien yang tidak kooperatif merupakan kontraindikasi dari suction.

Rencana Tindak Lanjut

Dianjurkan serumen dikeluarkan 6 -12 bulan sekali

Konseling dan Edukasi

  1. Memberitahu pasien dan keluarga untuk tidak mengorek telinga baik dengan cotton bud atau lainnya.
  2. Memberitahu keluarga dan pasien untuk menghindari memasukkan air atau apapun ke dalam telinga

Sarana Prasarana

  1. Lampu kepala
  2. Spekulum telinga
  3. Otoskop d. Serumen hook
  4. Aplikator kapas
  5. Cairan irigasi telinga
  6. Irigator telinga (Spoit 20 – 50 cc + cateter wing needle)

Prognosis

Prognosis serumen prop adalah bonam karena jarang menimbulkan kondisi klinis berat

Kode ICD X

Kode ICD 10 Serumen Prop (Impacted Cerumen) adalah H61.2

Tags:

Jika ada pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar. Salam Sehat!!