Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Refluks Gastroesofageal : Gejala, Diagnosis dan Pengobatan

Pengobatan Refluks Gastroesofageal
Ilustrasi Refluks Gastroesofageal

Definisi

Refluks Gastroesofageal (GERD) adalah mekanisme refluks melalui inkompeten sfingter esofagus. (Kode ICD X GERD: K21.9)

Keluhan

Rasa panas dan terbakar di retrosternal atau epigastrik dan dapat menjalar ke leher. Hal ini terjadi terutama setelah makan dengan volume besar dan berlemak. Keluhan ini diperberat dengan posisi berbaring terlentang. Keluhan ini juga dapat timbul oleh karena makanan berupa saos tomat, peppermint, coklat, kopi, dan alkohol.Keluhan sering muncul pada malam hari.

Keluhan lain akibat refluks adalah tiba tiba ada rasa cairan asam di mulut, cegukan, mual dan muntah. Refluks ini dapat terjadi pada pria dan wanita. Sering dianggap gejala penyakit jantung. Faktor risiko Usia > 40 thn, obesitas, kehamilan, merokok, kopi, alkohol, coklat, makan berlemak, beberapa obat di antaranya nitrat, teophylin dan verapamil, pakaian yang ketat, atau pekerja yang sering memgangkat beban berat.

Pemeriksaan Fisik

Tidak terdapat tanda spesifik untuk GERD. Tindakan untuk pemeriksaan adalah dengan pengisian kuesioner GERD. Bila hasilnya positif, maka dilakukan tes dengan pengobatan PPI (Proton Pump Inhibitor).

Diagnosis Klinis

Diagnosis Refluks Gastroesofageal ditegakkan berdasarkan anamnesis yang cermat. Kemudian untuk di pelayanan primer, pasien diterapi dengan PPI test, bila memberikan respon positif terhadap terapi, maka diagnosis definitive GERD dapat disimpulkan. Standar baku untuk diagnosis definitif GERD adalah dengan endoskopi saluran cerna bagian atas yaitu ditemukannya mucosal break di esophagus namun tindakan ini hanya dapat dilakukan oleh dokter spesialis yang memiliki kompetensi tersebut.

Diagnosis Banding

  1. Angina pektoris
  2. Akhalasia
  3. Dispepsia
  4. Ulkus peptik
  5. Ulkus duodenum
  6. Pankreatitis

Komplikasi

  1. Esofagitis
  2. Ulkus esofagus
  3. Perdarahan esofagus
  4. Striktur esofagus
  5. Barret’s esophagus
  6. Adenokarsinoma
  7. Batuk dan asma
  8. Inflamasi faring dan laring
  9. Cairan pada sinus dan telinga tengah
  10. Aspirasi paru

Penatalaksanaan dan Pengobatan Refluks Gastroesofageal

  • Modifikasi gaya hidup: Mengurangi berat badan, berhenti merokok, tidak mengkonsumsi zat yang mengiritasi lambung seperti kafein, aspirin, dan alkohol. Posisi tidur sebaiknya dengan kepala yang lebih tinggi. Tidur minimal setelah 2 sampai 4 jam setelah makanan, makan dengan porsi kecil dan kurangi makanan yang berlemak.
  • Terapi dengan medikamentosa dengan cara memberikan Proton Pump Inhibitor (PPI) dosis tinggi selama 7-14 hari.Bila terdapat perbaikan gejala yang signifikan (50-75%) maka diagnosis dapat ditegakkan sebagai GERD. PPI dosis tinggi berupa Omeprazole 2×20 mg/hari dan lansoprazole 2x 30 mg/hari.
  • Setelah ditegakkan diagnosis GERD, obat dapat diteruskan sampai 4 minggu dan boleh ditambah dengan prokinetik seperti domperidon 3×10 mg.
  • Pada kondisi tidak tersedianya PPI , maka penggunaan H2 Blocker 2x/hari: simetidin 400-800 mg atau Ranitidin 150 mg atau Famotidin 20 mg.
Refluks Gastroesofageal : Gejala, Diagnosis dan Pengobatan 1
Algoritme Tatalaksana GERD

Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan penunjang dilakukan pada fasilitas layanan sekunder (rujukan) untuk endoskopi

Konseling dan Edukasi

Edukasi pasien dan keluarga mengenai GERD dan terutama dengan pemilihan makanan untuk mengurangi makanan yang berlemak dan dapat mengiritasi lambung (asam, pedas).

Kriteria Rujukan

a. Pengobatan empirik tidak menunjukkan hasil

b. Pengobatan empirik menunjukkan hasil namun kambuh kembali

c. Adanya alarm symptom:

  1. Berat badan menurun
  2. Hematemesis melena
  3. Disfagia (sulit menelan)
  4. Odinofagia (sakit menelan)
  5. Anemia

Sarana Prasarana

Kuesioner GERD.

Prognosis

Prognosis Refluks Gastroesofageal sangat tergantung dari kondisi pasien saat datang dan pengobatannya. Pada umumnya, prognosis bonam, namun untuk quo ad sanationam GERD adalah dubia ad bonam.

Kode ICD X

Kode ICD 10 Refluks Gastroesofageal : K21.9

Jika ada pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar. Salam Sehat!!