Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Kolesistitis atau Radang Kandung Empedu : ICD 10, Pengobatan

Kolesistitis Akut
Radang Kandung Empedu

Pengertian

Anda mengalami nyeri hebat pada perut sebelah kanan atas? Mungkin saja Anda terkena radang kandung empedu. dalam bahasa medis radang kelenjar empedu disebut kolesistitis. (Kode ICD 10 Kolesistitis : K81)

Kolesistitis adalah reaksi inflamasi akut atau kronis dinding kandung empedu. Faktor yang mempengaruhi timbulnya serangan kolesistitis adalah penyumbatan cairan empedu, infeksi kuman dan iskemia dinding kandung empedu. Penyebab utama radang kandung akut adalah batu kandung empedu (90%) yang terletak di duktus sistikus yang menyebabkan stasis cairan empedu.

Radang kandung empedu akut tanpa batu merupakan penyakit yang serius dan cenderung timbul setelah terjadinya cedera, pembedahan, luka bakar, sepsis, penyakit-penyakit yang parah (terutama penderita yang menerima makanan lewat infus dalam jangka waktu yang lama).

Radang kandung empedu kronis adalah peradangan menahun dari dinding kandung empedu, yang ditandai dengan serangan berulang dari nyeri perut yang tajam dan hebat. Penyakit ini lebih sering terjadi pada wanita dan angka kejadiannya meningkat pada usia diatas 40 tahun.

Keluhan

Kolesistitis akut:

  1. Demam
  2. Kolik atau sakit hebat perut di sebelah kanan atas atau ulu hati dan teralihkan bahu kanan atau yang ke sisi kiri, kadang menyerupai nyeri angina pectoris, berlangsung 30-60 menit tanpa peredaan, berbeda dengan spasme yang cuma berlangsung singkat pada kolik bilier.
  3. Serangan muncul setelah konsumsi makanan besar atau makanan berlemak di malam hari malam.
  4. Perut kembung dan mual

Radang kandung empedu kronik :

  1. Gangguan menahun
  2. Serangan berulang namun tidak mencolok.
  3. Mual, muntah dan tidak tahan makanan berlemak
  4. Nyeri perut yang tidak jelas (samar-samar) disertai dengan sendawa. Faktor risiko Adanya riwayat kolesistitis akut sebelumnya.

Pemeriksaan Fisik

  1. Ikterik bila penyebab adanya batu di saluran empedu ekstrahepatik
  2. Teraba massa kandung empedu
  3. Nyeri tekan disertai tanda-tanda peritonitis lokal, tanda murphy positif

Pada pemeriksaan penunjang bisa didapatkan hasil pengingkatan sel darah putih atau leukositosis.

Diagnosis  radang kandung empedu dan batu empedu ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratorium.

Diagnosis Banding

  1. Angina pectoris
  2. Appendisitis akut
  3. Ulkus peptikum perforasi
  4. Pankreatitis akut

Komplikasi

  1. Gangren atau empiema kandung empedu
  2. Perforasi kandung empedu
  3. Peritonitis umum
  4. Abses hati

 Kolesistitis

Penatalaksanaan pasien yang telah terdiagnosis radang kandung empedu dirujuk ke fasilitas sekunder yang memiliki dokter spesialis .

Penanganan di layanan primer, yaitu:

  1. Tirah baring
  2. Puasa
  3. Pasang infus
  4. Pemberian antibiotik:
  • Golongan penisilin: ampisilin injeksi 500mg/6jam dan amoksilin 500mg/8jam IV, atau
  • Sefalosporin: Cefriaxon 1 gram/ 12 jam, cefotaxime 1 gram/8jam, atau
  • Metronidazol 500mg/8jam

Konseling dan Edukasi

Keluarga diminta untuk ikut mendukung pasien untuk menjalani diet rendah lemak dan menurunkan berat badan.

Rencana Tindak Lanjut

  1. Pada pasien yang pernah mengalami serangan Radang kandung empedu akut dan kandung empedunya belum diangkat kemudian mengurangi asupan lemak dan menurunkan berat badannya harus dilihat apakah terjadi kolesistitis akut berulang.
  2. Perlu dilihat ada tidak indikasi untuk dilakukan pembedahan.

Kriteria rujukan

Pasien yang telah terdiagnosis Radang kandung empedu dirujuk ke spesialis penyakit dalam, sedangkan bila terdapat indikasi untuk pembedahan pasien dirujuk pula ke spesialis .

Kode ICD X

Kode ICD 10 Kolesistitis adalah K81

One Comment

Jika ada pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar. Salam Sehat!!