Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Pioderma : Gejala, Diagnosis ICD 10 dan Pengobatan

Furunkel pioderma
Furunkel

Definisi Pioderma

Pioderma adalah infeksi kulit (epidermis, dermis dan subkutis) yang disebabkan oleh bakteri gram positif dari golongan Stafilokokus dan Streptokokus. Penularan melalui kontak langsung dengan agen penyebab. (Kode ICD 10 Pioderma : L08.0)

Ektima
Ektima

Keluhan

Pasien Pioderma datang mengeluh adanya koreng atau luka di kulit

a. Awalnya berbentuk seperti bintil kecil yang gatal, dapat berisi cairan atau nanah dengan dasar dan pinggiran sekitarnya kemerahan. Keluhan ini dapat meluas menjadi bengkak disertai dengan rasa nyeri.

b. Bintil kemudian pecah dan menjadi keropeng/ koreng yang mengering, keras dan sangat lengket.

Faktor Risiko:

a. Higiene yang kurang baik

b. Defisiensi gizi

c. Imunodefisiensi (CD 4 dan CD 8 yang rendah)

Pemeriksaan Fisik Pioderma

Folikulitis adalah peradangan folikel rambut yang ditandai dengan papul eritema perifolikuler dan rasa gatal atau perih.

Furunkel adalah peradangan folikel rambut dan jaringan sekitarnya berupa papul, vesikel atau pustul perifolikuler dengan eritema di sekitarnya dan disertai rasa nyeri.

Furunkulosis adalah beberapa furunkel yang tersebar.

Karbunkel adalah kumpulan dari beberapa furunkel, ditandai dengan beberapa furunkel yang berkonfluensi membentuk nodus bersupurasi di beberapa puncak.

Impetigo krustosa (impetigo contagiosa) adalah peradangan yang memberikan gambaran vesikel yang dengan cepat berubah menjadi pustul dan pecah sehingga menjadi krusta kering kekuningan seperti madu. Predileksi spesifik lesi terdapat di sekitar lubang hidung, mulut, telinga atau anus.

Impetigo bulosa adalah peradangan yang memberikan gambaran vesikobulosa dengan lesi bula hipopion (bula berisi pus).

Ektima adalah peradangan yang menimbulkan kehilangan jaringan dermis bagian atas (ulkus dangkal).

Pemeriksaan Penunjang

a. Pemeriksaan dari apusan cairan sekret dari dasar lesi dengan pewarnaan Gram

b. Pemeriksaan darah rutin kadang-kadang ditemukan lekositosis.

Diagnosis Klinis Pioderma

a. Folikulitis

b. Furunkel

c. Furunkulosis

d. Karbunkel

e. Impetigo bulosa dan krustosa

f. Ektima

g. Ulkus

h. Erisipelas

Komplikasi Pioderma

  1. Erisipelas adalah peradangan epidermis dan dermis yang ditandai dengan infiltrat eritema, edema, berbatas tegas, dan disertai dengan rasa panas dan nyeri. Onset penyakit ini sering didahului dengan gejala prodromal berupa menggigil, panas tinggi, sakit kepala, mual muntah, dan nyeri sendi. Pada pemeriksaan darah rutin dapat dijumpai lekositosis 20.000/mm3 atau lebih.
  2. Selulitis adalah peradangan supuratif yang menyerang subkutis, ditandai dengan peradangan lokal, infiltrate eritema berbatas tidak tegas, disertai dengan rasa nyeri tekan dan gejala prodromal tersebut di atas.
  3. Ulkus
  4. Limfangitis
  5. Limfadenitis supuratif
  6. Bakteremia (sepsis)

Penatalaksanaan dan Pengobatan Pioderma

a. Terapi suportif dengan menjaga hygiene, nutrisi TKTP dan stamina tubuh.

b. Farmakoterapi dilakukan dengan:

  1. Topikal:
  • Bila banyak pus/krusta, dilakukan kompres terbuka dengan Kalium permangat (PK) 1/5.000 dan 1/10.000.
  • Bila tidak tertutup pus atau krusta, diberikan salep atau krim asam fusidat 2% atau mupirosin 2%, dioleskan 2-3 kali sehari selama 7-10 hari.
  1. Antibiotik oral dapat diberikan dari salah satu golongan di bawah ini:

Penisilin

Yang resisten terhadap penisilinase, seperti: oksasilin, kloksasilin, dikloksasilin dan flukloksasilin.

  1.  Dosis dewasa: 4 x 250-500 mg/hari, selama 5-7 hari, selama 57 hari.
  2. Dosis anak: 50 mg/kgBB/hari terbagi dalam 4 dosis, selama 57 hari.

Amoksisilin dengan asam klavulanat.

  1. Dosis dewasa: 3 x 250-500 mg
  2. Dosis anak: 25 mg/kgBB/hari terbagi dalam 3 dosis, selama 57 hari

Sefalosporin dengan dosis 10-25 mg/kgBB/hari terbagi dalam 3 dosis, selama 5-7 hari

Eritromisin: dosis dewasa: 4 x 250-500 mg/hari, anak: 20-50 mg/kgBB/hari terbagi 4 dosis, selama 5-7 hari.

  1. Insisi untuk karbunkel yang menjadi abses untuk membersihkan eksudat dan jaringan nekrotik.

Konseling dan Edukasi

Edukasi pasien dan keluarga untuk pencegahan penyakit dengan menjaga kebersihan diri dan stamina tubuh.

Prognosis

Apabila penyakit Pioderma tanpa disertai komplikasi, Prognosis umumnya bonam, bila dengan komplikasi, prognosis umumnya dubia ad bonam.

Kode ICD 10

Kode ICD X Pioderma adalah L08.0

Jika ada pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar. Salam Sehat!!