Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Perdarahan Subkonjungtiva : Gejala, Diagnosis dan Pengobatan

Pengobatan Perdarahan Subkonjungtiva
Perdarahan Subkonjungtiva

Pengertian

Perdarahan subkonjungtiva adalah perdarahan akibat rupturnya pembuluh darah dibawah lapisan konjungtiva yaitu pembuluh darah konjungtivalis atau episklera. Dapat terjadi secara spontan atau akibat trauma. Penyakit ini dapat terjadi di semua kelompok umur. Perdarahan ini sebagian besar terjadi unilateral (90%). (ICD X Perdarahan subkonjungtiva  : H57.8)

Keluhan

Pasien datang dengan keluhan adanya darah pada sklera atau berwarna merah terang (tipis) atau merah tua (tebal). Sebagian besar tidak ada gejala simptomatis yang berhubungan dengan penyakit ini selain terlihat darah pada bagian sklera. Perdarahan akan terlihat meluas dalam 24 jam pertama setelah itu kemudian akan berkurang perlahan ukurannya karena diabsorpsi.

Faktor Risiko

  1. Hipertensi
  2. Trauma tumpul atau tajam
  3. Penggunaan obat pengencer darah
  4. Benda asing
  5. Konjungtivitis

Pemeriksaan Fisik

a. Pemeriksaan status generalis

b. Pemeriksaan oftalmologi:

  1. Tampak adanya perdarahan di sklera dengan warna merah terang (tipis) atau merah tua (tebal).
  2. Melakukan pemeriksaan tajam penglihatan umumnya 6/6, jika visus <6/6 curiga terjadi kerusakan selain di konjungtiva.
  3. Pemeriksaan funduskopi adalah perlu pada setiap penderita akibat trauma.

Pemeriksaan Penunjang

Tidak diperlukan

Diagnosis Klinis

Penegakan diagnosis berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik.

Pengobatan Perdarahan Subkonjungtiva

  1. Perdarahan subkonjungtiva akan hilang atau diabsorpsi dalam 1- 2 minggu tanpa diobati.
  2. Pengobatan penyakit yang mendasari bila ada.

Pemeriksaan penunjang lanjutan

Tidak diperlukan

Konseling dan Edukasi

Memberitahu keluarga bahwa:

  1. Tidak perlu khawatir karena perdarahan akan terlihat meluas dalam 24 jam pertama, namun setelah itu ukuran akan berkurang perlahan karena diabsorpsi.
  2. Kondisi hipertensi memiliki hubungan yang cukup tinggi dengan angka terjadinya perdarahan subkonjungtiva sehingga diperlukan pengontrolan tekanan darah pada pasien dengan hipertensi.

Kriteria rujukan

Harus segera dirujuk ke spesialis mata jika ditemukan penurunan visus.

Sarana Prasarana

  1. Snellen chart
  2. Oftalmoskop

Prognosis

Prognosis pada umumnya bonam, namun hal ini tergantung dari kondisi pasien, ada/tidaknya komplikasi, serta pengobatannya.

Tags:

Jika ada pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar. Salam Sehat!!