Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Nyeri Punggung (ICD 10 : M51)

Nyeri Punggung
                        Nyeri punggung 

Sekilas Nyeri Punggung (Kode ICD 10 : M51)

Nyeri punggung dapat meliputi nyeri punggung bawah (Low back pain/LBP), nyeri punggung tengah maupun nyeri punggung atas. Gangguan saraf dan otot penyakit degeneratif dari tulang belakang, juga radang sendi dapat menyebabkan nyeri punggung. Gejala nyeri punggung dapat diredakan dengan obat anti nyeri dan manajemen nyeri lainnya.

Kebanyakan orang pasti pernah mengalami nyeri punggung dalam hidupnya. Banyak hal yang menjadi penyebabnya, seperti kebiasaan buruk dan penyakit degeneratif. Penyebab lain misalnya kecelakaan, cidera otot, dan olahraga. Meskipun penyebabnya berbeda-beda, biasanya gejal-gejala yang dirasakan hampir serupa.

Gejala dari nyeri punggung:

  • Kekakuan di sekitar daerah tulang belakang dari leher sampai ke tulang ekor
  • Nyeri yang tajam dan menetap pada punggung atas maupun bawah, terutama setelah mengangkat benda berat
  • Nyeri kronis pada punggung tengah atau bawah, terutama setelah duduk atau berdiri dalam jangka waktu tertentu.
  • Nyeri punggung yang menjalar dari punggung bawah ke bokong, paha dan bisa juga ke kaki bawah dan jempol kaki.
  • Ketidakmampuan untuk berdiri tanpa merasakan sakit pada punggung.

Kapan harus berobat?

  • Bila mengalami baal, kesemutan atau kelemahan pada kaki dan tangan. Hal ini dapat menjadi tanda awal kerusakan dari medula spinalis atau saraf tulang belakang.
  • Bila nyeri menjalar kebawah melalui bagian belakang kaki. Mungkin saja menjadi gejala kerusakan saraf sciatica.
  • Bila nyeri meningkat saat batuk maupun meregangkan badan. Ini bisa menjadi tanda hernia nukleus pulposus atau HNP
  • Bila nyeri punggung disertai dengan demam, rasa panas saat berkemih, sering kencing. Mungkin saja Anda mengalami infeksi saluran kencing.
    Bila Anda mulai kesulitan saat menahan kencing maupun BAB.

Hal lain

  • Riwayat kanker
  • Penurunan berat badan yang drastis
  • Riwayat pengobatan dengan steroid
  • Riwayat benturan atau trauma
  • Nyeri tidak membaik saat beristirahat
  • Nyeri semakin berat dari bulan ke bulan
  • Nyeri pada saat tidur
  • Nyeri punggung yang tidak responsif dengan pengobatan
  • Riwayat pengunaan obat intravena

Diagnosis dan pengobatan

Ketika Anda mengalami nyeri punggung, target dari pengobatan adalah untuk mengurangi nyeri dan membuat gerakan tubuh menjadi mudah dan bebas kembali. Pilihan pengobatan akan bergantung pada lokasi nyeri, akut atau kronis, perlahan-lahan atu mendadak, dan penyebab terjadinya nyeri punggung yang di alami.

Diagnosis

Kecuali Anda tidak mampu bergerak sama sekali, dokter akan menilai sejauh mana Anda bisa bergerak, sejauh mana fungsi saraf masih bekerja, dan menekan area yang sakit pada punggung. Mungkin juga akan dilakukan cek laboratorium darah dan urine untuk menyingkirkan kemungkinan lain seperti infeksi saluran kemih dan batu ginjal.

Bila Anda mempunyai riwayat terbentur sesuatu, kemungkinan imaging test juga akan dilakukan.

  • Rontgen untuk melihat tulang patah maupunmasalah lain pada tulang belakang.
  • MRI atau CT_Scan untuk melihat kerusakan pada jaringan lunak seperti HNP.
  • Elektromiogram untuk melihat kerusakan saraf dan otot.

Pengobatan di rumah

Cara dasar untuk meredakan nyeri atau cidera ringan adalah dengan beristirahat sejenak. Gunakan kompres es atau obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti paracetamol atau ibuprofen. Setelah peradangan mereda, kompres hangat dapat membantu mempercepat pemulihan.
Jika Anda memiliki nyeri punggung kronis (lebih dari 6 bulan), pilihlah kasur yang sedikit keras. Perhatikan postur tubuh Anda saat duduk dan beraktivitas. Biasakan postur tulang belakang tegak saat Anda duduk.

Latihan dan terapi fisik

Beristirahat total, yang sering dianjurkan dokter, alih-alih menyembuhkan malah dapat menimbulkan masalah yang lebih besar. Dan mungkin saja menghambat penyembuhan Anda.
Dengan nyeri akut, seharusnya Anda tetap beraktivitas, mulai dari yang ringan, seperti berjalan selama beberapa hari. Kemudian perlahan-lahan tingkatkan aktivitas seperti sediakala.

Memperkuat otot perut dan punggung dapat membantu untuk menstabilkan tulang belakang Anda. Senam pilates juga sangat baik dilakukan. Anda dapat cidera tulang belakang lebih lanjut dengan belajar cara yang benar untuk mengangkat barang.

Berenang juga merupakan aktivitas yang sangat dianjurakan. Air dapat meringankan beban tubuh Anda, yang membuat Anda lebih nyaman dalam beraktivitas. Terapi dalam air juga lebih fleksibel dan mengurangi nyeri punggung kronis.

Yoga mungkin dapat membantu untuk meningkatkan fleksibilitas, kekuatan dan keseimbangan tubuh Anda. Juga sangat baik dalam mengelola stress, dimana ini akan membantu proses penyembuhan Anda.

Terapi fisik lain:

  • Pijat
  • Pemanasan
  • Ultrasound

Pengobatan Farmakologi

Jika Anda kesulitan untuk melalui satu hari dengan normal. Dokter mungkin akan meresepkan obat nyeri yang kuat dan relaksan otot. Tapi Anda harus berhati-hati. Beberapa dari obat-obatan ini mungkin menyebabkan kantuk dan ketergantungan.
Antidepresan juga dapat digunakan ntuk meredakan nyeri sendi dan nyeri punggung kronis.

Steroid oral biasanya tidak direkomendasikan untuk nyeri akut. Dokter spesialis mungkin bisa menyuntikkan steroid atau obat lain langsung ke pungggung untuk mengurangi rasa sakit.

Chiropractic dan Osteopathic

Manipulasi tulang belakang dapat efektif pada nyeri akut, namun kurang efektif pada nyeri akut.

Chiropatic segera setelah injuri dapat mencegah nyeri kronis di kemudian hari
Osteopathic sering dikombinasikan dengan obat dan manipulasi tulang belakang diikuti dengan terapi fisik dan latihan fisik.

Acupuncture

Akupuntur dapat meredakan nyeri punggung kronis. Tusukan jarum yang kecil pada tempat yang tepat dapat melepaskan endorpin. Yaitu pereda nyeri alami dari tubuh. Namun akupuntur harus dilakukan bersamaan dengan terapi yang lain.

Stimulasi saraf

Terapi ini diperuntukkan untuk nyeri jangka panjang dan kerusakan saraf. Frekuensi radio merangsang saraf tertentu untuk mengurangi sensitivitasnya terhadap nyeri.
TENS, atau transcutaneous electrical nerve stimulation, dapat menghambat sinyal nyeri dan merangsang tubuh mengeluarkan endorpin.

Konseling

Kognitif behavioral terapi (CBT) dapat meredakan nyeri punggung. Mengubah cara berpikir kita terhadap level nyeri dan disabilitas. Dan menghilangkan depresi. Ini dapat membantu penyembuhan sambil mengurangi ketergantungan obat yang lain.

Bedah

Untuk kebanyakan nyeri punggung kronis, ini adalah jalan terakhir. Anda membutuhkan operasi jika Anda mengalami hernia nukleus pulposus atau HNP, atau saraf tulang belakang terjepit.
Rizotomi, atau pemotongan saraf terkadang perlu dilakukan untuk memblok sinyal nyeri dari otak. Operasi ini dapat menyebabkan meredakan nyeri yang diakibatkan oleh kerusakan saraf yang berat.

Jika ada pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar. Salam Sehat!!