Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Miliaria : Gejala, Diagnosis ICD 10 dan Pengobatan

Miliaria Rubra
Miliaria Rubra

Definisi

Miliaria adalah kelainan kulit akibat retensi keringat yang ditandai oleh adanya vesikel milier. Sinonim untuk penyakit ini adalah biang keringat, keringat buntet, liken tropikus, prickle heat. (Kode ICD 10 Miliaria : L74.3) 

Hasil Anamnesis

Keluhan yang dirasakan adalah gatal yang disertai timbulnya vesikel, atau bintil terutama muncul saat berkeringat, pada lokasi predileksi, kecuali pada miliaria profunda.

Faktor Risiko

a. Tinggal di lingkungan tropis, panas, kelembaban yang tinggi.

b. Pemakaian baju terlalu ketat.

Pemeriksaan Fisik

Tanda Patognomonis

Tergantung pada jenis

Diagnosis Klinis

Diagnosis ditegakkan cukup dengan gambaran klinis.

Klasifikasi

a. Miliaria kristalina

  1. Terdiri atas vesikel miliar (1-2 mm), sub korneal tanpa tanda inflamasi, mudah pecah dengan garukan, dan deskuamasi dalam beberapa hari.
  2. Predileksi pada badan yang tertutup pakaian.
  3. Gejala subjektif ringan dan tidak memerlukan . Cukup dengan menghindari panas yang berlebihan, mengusahakan ventilasi yang baik, pakaian tipis dan menyerap keringat.

b. Milaria rubra

  1. Jenis tersering, vesikel miliar atau papulo vesikal di atas dasar eritematosa sekitar lubang keringat, tersebar diskret.
  2. Tatalaksana cukup dengan menghindari panas yang berlebihan, mengusahakan ventilasi yang baik, pakaian tipis dan menyerap keringat.
  3. Gejala subjektif gatal dan pedih pada di daerah predileksi.

c. Miliaria profunda

  1. Merupakan kelanjutan dari rubra, berbentuk papul putih keras berukuran 1-3 mm, mirip folikulitis, dapat disertai pustul.
  2. Predileksi pada badan dan ekstremitas.

d. Miliaria pustulosa
Berasal dari rubra, dimana vesikelnya berubah menjadi pustul.

Diagnosis Banding

  1. Campak / morbili.
  2. Folikulitis.
  3. Varisela.
  4. Kandidiasis kutis.
  5. Erupsi obat morbiliformis.

Komplikasi

Infeksi sekunder

Diagnosis

Ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaaan fisik

Penatalaksanaan dan Pengobatan Miliaria

Prinsip: mengurangi pruritus, menekan inflamasi, dan membuka retensi keringat.

Penatalaksanaan yang dapat dilakukan adalah:

a. Melakukan modifikasi gaya hidup, yaitu:

  1. Memakai pakaian yang tipis dan dapat menyerap keringat.
  2. Menghindari panas dan kelembaban yang berlebihan
  3. Menjaga kebersihan kulit
  4. Mengusahakan ventilasi yang baik

b. Memberikan farmakoterapi, seperti:

  1. Topikal
  • Bedak kocok: likuor faberi atau bedak kocok yang mengandung kalamin dan antipruritus lain (mentol dan kamfora) diberikan 2 kali sehari selama 1 minggu.
  • Lanolin topikal atau bedak salisil 2% dibubuhi mentol ¼-2 % sekaligus diberikan 2 kali sehari selama 1 minggu. Terapi berfungsi sebagai antipruritus untuk menghilangkan dan mencegah timbulnya miliaria profunda.2. Sistemik (bila gatal dan bila diperlukan)
  • Antihistamin sedatif: hidroksisin 2 x 25 mg per hari selama 7 hari, atau
  • Antihistamin non sedatif: loratadin 1x 10 mg per hari selama 7 hari.

Pemeriksaan Penunjang Lanjutan

Pada umumnya tidak diperlukan pemeriksaan penunjang.

Konseling dan Edukasi

Edukasi dilakukan dengan memberitahukan keluarga agar dapat membantu pasien untuk:

  1. Menghindari kondisi hidrasi berlebihan atau membantu pasien untuk pakaian yang sesuai dengan kondisinya.
  2. b. Menjaga ventilasi udara di dalam rumah.
  3. c. Menghindari banyak berkeringat.
  4. d. Memilih lingkungan yang lebih sejuk dan sirkulasi udara (ventilasi) cukup.
  5. e. Mandi air dingin dan memakai sabun.

Prognosis

Prognosis umumnya bonam, pasien dapat sembuh tanpa komplikasi

Jika ada pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar. Salam Sehat!!