Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Katarak pada Pasien Dewasa : Gejala dan Pengobatan

Katarak Pada Pasien Dewasa
Katarak Pada Pasien Dewasa

Pengertian Katarak Pada Pasien Dewasa

Katarak Pada Pasien Dewasa adalah kekeruhan pada lensa yang menyebabkan penurunan tajam penglihatan (visus) yang paling sering berkaitan dengan proses degenerasi lensa pada pasien usia di atas 40 tahun (katarak senilis). Penyebab lain katarak adalah glaukoma, uveitis, trauma mata, serta kelainan sistemik seperti Diabetes Mellitus, riwayat pemakaian obat steroid dan lain-lain. Katarak biasanya terjadi bilateral, namun dapat juga pada satu mata (monokular). (ICD 10 katarak matur : H26.9)

Keluhan

Pasien datang dengan keluhan penglihatan menurun secara perlahan seperti tertutup asap/kabut. Keluhan disertai ukuran kacamata semakin bertambah, silau dan sulit membaca.

Faktor Risiko

a. Usia lebih dari 40 tahun

b. Penyakit sistemik seperti Diabetes Mellitus.

c. Pemakaian tetes mata steroid secara rutin.

Pemeriksaan Fisik Oftalmologis

a. Visus menurun.

b. Refleks pupil dan Tekanan Intra Okular normal.

c. Tidak ditemukan kekeruhan kornea.

d. Terdapat kekeruhan lensa yang tampak lebih jelas setelah dilakukan dilatasi pupil dengan tetes mata tropikamid 0.5%.

e. Pemeriksaan iris shadow test positif.

Diagnosis Klinis

Penegakan diagnosis dilakukan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik oftalmologis.

Diagnosis Banding

Kelainan refraksi Komplikasi Glaukoma

Penatalaksanaan

Pada katarak matur segera dirujuk ke layanan sekunder yang memiliki dokter spesialis mata untuk mendapatkan penatalaksanaan selanjutnya.

Konseling dan Edukasi

a. Memberitahu keluarga bahwa katarak adalah gangguan penglihatan yang dapat diperbaiki.

b. Memberitahu keluarga untuk kontrol teratur jika sudah didiagnosis katarak agar tidak terjadi komplikasi.

Kriteria rujukan

a. Indikasi sosial jika pasien merasa terganggu.

b. Jika katarak telah matur dan membutuhkan tindakan operasi.

c. Jika timbul komplikasi

Sarana Prasarana

a. Senter

b. Snellen chart

c. Tonometri Schiotz

d. Oftalmoskop

Prognosis

Quo ad vitam pada umumnya bonam, namun fungsionam dan sanationamnya dubia ad malam bila tidak dilakukan operasi katarak.

One Comment

Jika ada pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar. Salam Sehat!!