Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Hiperemesis Gravidarum : Gejala, Diagnosis dan Pengobatan

Ilustrasi Hiperemesis Gravidarum
Ilustrasi Hiperemesis Gravidarum

Definisi Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis gravidarum adalah muntah yang terjadi pada awal kehamilan sampai umur kehamilan 20 minggu. Mual dan muntah mempengaruhi hingga > 50% kehamilan. Keluhan muntah kadang-kadang begitu hebat dimana segala apa yang dimakan dan diminum dimuntahkan sehingga dapat mempengaruhi keadaan umum dan mengganggu pekerjaan sehari-hari, berat badan menurun, dehidrasi dan terdapat aseton dalam urin bahkan seperti gejala penyakit appendisitis, pielitis, dan sebagainya. Mual biasanya terjadi pada pagi hari, tapi dapat pula timbul setiap saat dan malam hari. Mual dan muntah ini terjadi pada 60-80% primigravida dan 4060% multigravida.  (Kode ICD 10 Hiperemesis Gravidarum : O21.0)

Keluhan

Mual dan muntah hebat

Gejala klinis

  1. Amenore yang disertai muntah yang hebat
  2. Nafsu makan turun
  3. Berat badan turun
  4. Nyeri epigastrium
  5. Lemas
  6. Rasa haus yang hebat
  7. Gangguan kesadaran

Faktor Risiko

Belum diketahui secara pasti namun diperkirakan erat kaitannya dengan faktor endokrin, biokimiawi, dan psikologis.

Faktor Predisposisi

a. Faktor adaptasi dan hormonal

b. Faktor organik

c. Alergi

d. Faktor psikologik

Pemeriksaan fisik

a. Pemeriksaan tanda vital: nadi meningkat 100x/mnt, tekanan darah menurun (pada keadaan berat), subfebris, dan gangguan kesadaran (pada keadaan berat).

b. Pemeriksaan tanda-tanda dehidrasi : mata cekung, bibir kering, turgor berkurang.

c. Pemeriksaan generalis: kulit pucat, sianosis, berat badan turun > 5% dari berat badan sebelum hamil, uterus besar sesuai usia kehamilan, pada pemeriksaan inspekulo tampak serviks yang berwarna biru.

Pemeriksaan penunjang

  1. Darah
  2. Urinalisa : kenaikan relatif hemoglobin dan hematokrit.
    : warna pekat, berat jenis meningkat, adanya ketonuria, dan proteinuria.

Diagnosis klinis

Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang.

Klasifikasi hiperemesis gravidarum secara klinis dibagi menjadi 3 tingkatan, antara lain :

  1. Tingkat 1 Muntah yang terus menerus, timbul intoleransi terhadap makanan dan minuman, berat badan menurun, nyeri epigastrium, muntah pertama keluar makanan, lendir dan sedikit cairan empedu, dan yang terakhir keluar darah. Nadi meningkat sampai 100 x/mnt, dan tekanan darah sistolik menurun. Mata cekung dan lidah kering, turgor kulit berkurang, dan urin sedikit tetapi masih normal.
  2. Tingkat 2 Gejala lebih berat, segala yang dimakan dan diminum dimuntahkan, haus hebat, subfebris, nadi cepat lebih dari 100-140 x/mnt, tekanan darah sistolik menurun, apatis, kulit pucat, lidah kotor, kadang ikterus, aseton, bilirubin dalam urin, dan berat badan cepat menurun.
  3. Tingkat 3 Walaupun kondisi tingkat 3 sangat jarang, yang mulai terjadi adalah gangguan kesadaran (delirium-koma), muntah berkurang atau berhenti, tetapi dapat terjadi ikterus, sianosis, nistagmus, gangguan jantung, bilirubin, dan proteinuria dalam urin.

Diagnosis Banding

  1. Ulkus peptikum
  2. Apendisitis akut
  3. Inflammatory bowel syndrome
  4. Acute Fatty Liver
  5. Diare akut

Komplikasi

  1. Komplikasi neurologis
  2. Stress related mucosal injury, stress ulcer pada gaster
  3. Jaundice
  4. Disfungsi pencernaan
  5. Hipoglikemia
  6. Malnutrisi dan kelaparan
  7. Komplikasi potensial dari janin
  8. Kerusakan ginjal yang menyebabkan hipovolemia i. Intrauterine growth restriction (IUGR)

Penatalaksanaan dan pengobatan Hiperemesis Gravidarum

  1. Mengusahakan kecukupan nutrisi ibu dengan menganjurkan makan makanan yang banyak mengandung gula
  2. Makan porsi kecil, tetapi lebih sering
  3. Menghindari makanan yang berminyak dan berbau lemak.
  4. Istirahat cukup
  5. Defekasi yang teratur
  6. Farmakologis:

Pengobatan awal diberikan :

  1. H2 Blocker per oral/IV.
  2. Piridoksin 10 mg per oral tiap 8 jam.
  3. Anti emetik IV ondansentron .
  4. Berikan cairan intravena sesuai derajat dehidrasi.
  5. Berikan suplemen multivitamin (B kompleks) IV

Konseling dan Edukasi

a. Memberikan informasi kepada pasien, suami, dan keluarga mengenai kehamilan dan persalinan suatu proses fisiologik.

b. Memberikan keyakinan bahwa mual dan kadang-kadang muntah merupakan gejala fisiologik pada kehamilan muda dan akan hilang setelah usia kehamilan 4 bulan.

Prognosis

Prognosis umumnya bonam dan sangat memuaskan jika dilakukan penanganan dengan baik. Namun jika tidak dilakukan penanganan yang baik pada tingkat yang berat, kondisi ini dapat mengancam nyawa ibu dan janin.

Tags:

Jika ada pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar. Salam Sehat!!