Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Buta Senja atau Rabun Senja : Gejala, Diagnosis dan Pengobatan

Rabun Senja
Rabun Senja

Pengertian Rabun Senja

Buta senja atau rabun senja disebut juga nyctalopia atau hemarolopia adalah ketidakmampuan untuk melihat dengan baik pada malam hari atau pada keadaan gelap. Kondisi ini lebih merupakan gejala dari kelainan yang mendasari. Hal ini terjadi karena kelainan sel batang retina untuk penglihatan gelap. (Kode ICD X Buta Senja : H53.5)

Keluhan dan Gejala

Penglihatan penderita penyakit ini menurun pada malam hari atau pada keadaan gelap. Penglihatan penderita sangat sulit beradaptasi pada cahaya yang redup.

Faktor Risiko

a. Defisiensi atau kekurangan vitamin A

b. Retinitis pigmentosa

Pemeriksaan Fisik

Dapat ditemukan tanda-tanda defisiensi vitamin A:

  1. Terdapat bercak bitot pad konjungtiva.
  2. Kornea kering/kornea serosis.
  3. Kulit tampak kering dan bersisik.

Pemeriksaan Penunjang

Tidak diperlukan.

Diagnosis Klinis

Penegakan diagnosis berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik.

Penatalaksanaan dan Pengobatan Buta Senja

Bila disebabkan oleh defisiensi vitamin A diberikan vitamin A dosis tinggi.

Konseling dan Edukasi

Memberitahu keluarga adalah gejala dari suatu penyakit, antara lain; defisiensi vitamin A sehingga harus dilakukan pemberian vitamin A dan cukup kebutuhan gizi.

Sarana Prasarana

a. Lup

b. Oftalmoskop

Prognosis

Prognosis untuk penyakit ini; quo ad vitam dan sanationam umumnya bonam, namun fungsionam dapat dubia ad bonam karena terganggunya fungsi penglihatan.

Kode ICD X

Kode ICD 10 Rabun Senja adalah H53.5

Baca Juga: Presbiopia

Tags:

Jika ada pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar. Salam Sehat!!